SaktiNews.com, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi I siang Kamis (5/12) turun sebesar 41,43 (0,98 persen) ke level 4.199,86. Sementara dolar Amerika Serikat (AS) siang ini kembali melemah menembus Rp 12.040.
Sementara indeks LQ45 melemah 8,63 poin (1,23 persen) ke level 695,15. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung dalam ISSI melemah 1,36 (0,96 persen) mencapai 141,02.
Hingga sesi sesi I, volume perdagangan tercatat 1,775 miliar saham dengan nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 1,813 triliun. Sebanyak 69 saham naik, 169 saham turun, dan 86 saham stagnan. Indeks sempat mencapai level tertinggi 4.241 dan terendah 4.186.
Mayoritas pergerakan sektor saham melemah dengan penurunan terdalam saham sektor aneka industri 1,7 persen disusul sektor industri dasar 1,6 persen. Sementara sektor saham yang menguat hanya pertanian dan pertambangan masing-masing sebesar 1,1 persen dan 0,2 persen.
Sementara saham-saham yang naik di top gainer antara lain AALI naik Rp 300 (1,3 persen) menjadi Rp 23.350, GTBO naik Rp 190 (24,4 persen) ke Rp 970, TBIG naik Rp 150 (2,5 persen) ke Rp 6.050 dan GGRM naik Rp 100 (0,3 persen) ke Rp 38.600.
Adapun saham-saham yang turun cukup di jajaran top loosers antara lain HMSP turun Rp 750 (1,2 persen) ke Rp 63.750, SMSM tertekan Rp 375 (10,4 persen) ke Rp 3.225, UNVR turun Rp 350 (1,4 persen) menjadi Rp 25.450 dan JECC turun Rp 275 (10,9 persen) ke Rp 2.250.
Tergerusnya IHSG pada penutupan sesi I seiring dengan pelemahan rupiah.
Sementara untuk rupiah, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah Kamis (5//12) berada di posisi Rp 12.018 atau melemah 58 poin dibanding perdagangan kemarin di level Rp 11.960 dengan kisaran perdagangan Rp 12.078 - Rp 11.958.
Adapun mengacu data Bloomberg, rupiah hingga 12.00 WIB siang ini berada di posisi Rp 12.042 atau melemah dibandingkan perdagangan kemarin pukul 12.00 WIB di level Rp 12.005.
Sumber: beritasatu.com


