Kamis, 18 September 2014

Hari ini Pendaftaran CPNS Tanjabbar Ditutup

Kamis, 18 September 2014 | 17.46

SaktiNews.com, KUALA TUNGKAL - Setelah dibuka selama 14 hari, Kamis (18/9) tengah malam nanti, pendaftaran online CPNS Tanjung Jabung Barat resmi ditutup. Dan BKD terus melanjutkan kerja untuk meverifikasi bahan yang dikirim pelamar via POS.

Kepala BKD Tanjab Barat, Zulkifli menyebut, sejauh ini enam ribu lebih pendaftar online dan empat ribuan yang sudah mengirim bahan. Lulus atau tidaknya para pelamar ini nanti akan diumumkan di website resmi Pemkab Tanjab Barat.

Melihat jumlah peserta yang mengirim bahan baru sekitar empat ribu, lalu apa masih ada waktu untuk mereka yang belum sempat mengirim. Zul menyebut minimal tanggal 20 September berkas sudah harus masuk ke BKD.

Namun meski lewat dari tanggal itu masih ada bahan yang masuk, tetap akan diakomodir, karena bahan bisa saja nyusul. Yang penting syaratnya bahan masuk ke kantor POS maksimal 18 Agustus.

"Nanti kan ada tanggal di POS, kalau bahannya ternyata masuk tanggal 18, tapi baru nyampai ke BKD tanggal 22 tetap diterima, karena dari luar daerah bisa saja lama di POS. Tapi kalau pengirimannya lewat tanggal 18 tidak bisa lagi," jelasnya kepada Tribun, Kamis (18/9).
Pengumuman sendiri rencananya akan dilakukan 22 September, kalaupun ada pengunduran tidak akan terlalu lama. (tribunjambi)

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Sabtu, 19 Juli 2014

Hasil Pilpres Provinsi Jambi

Sabtu, 19 Juli 2014 | 00.08

SaktiNews.com, KERINCI -  Sebanyak 11 komisi pemilihan umum (KPU) kabupaten/kota di Provinsi Jambi telah merampungkan rekapitulasi hasil perolehan suara pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, Rabu (16/7).

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pilpres di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi yang telah masuk ke KPU Provinsi Jambi, pasangan calon presiden dan wakil presiden (Capres – Cawapres) nomor urut 2, Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi – JK) meraih suara terbanyak, mengalahkan pasangan Capres – Cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto – Hatta Radjasa (Prabowo – Hatta).

Komisioner KPU Provinsi Jambi, Desi Arianto di Jambi, Rabu (16/7) menjelaskan, sesuai hasil rekap perolehan suara pilpres di 11 KPU kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, untuk sementara Jokowi – JK unggul dengan meraih 897.787 suara atau 50,75 % dari 1.769.063 suara sah. Sedangkan Prabowo – Hatta meraih 871.276 suara atau 49,25 %.

Jokowi – JK menang di enam kabupaten, yakni di Kabupaten Muarojambi, Batanghari, Tebo, Sarolangun, Tanjungjabung Barat dan Tanjungjabung Timur. Sedangkan Prabowo – Hatta unggul di dua kota, Kota Jambi dan Sungaipenuh serta tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kerinci, Bungo dan Merangin.

Menurut Desi Arianto, perolehan suara capres – cawapres tersebut diperkirakan tidak akan banyak berubah lagi karena tidak ada pemilihan suara ulang (PSU) pilpres di Provinsi Jambi pasca rekapitulasi hasil pilpres di tingkat KPU kabupaten/kota. Rekiptulasi hasil pilpres tingkat KPU Provinsi Jambi direncanakan Jumat - Sabtu

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Selasa, 04 Februari 2014

HBA Lantik Dasra Sebagai Sekretaris Bakorluh Provinsi

Selasa, 04 Februari 2014 | 15.19

SaktiNews.com, JAMBI - Gubernur Jambi Hasan Basri (HBA) melantik pejabat barunya. Saat ini para pejabat baru sedang menjalani acara pelantikan di rumah dinas gubernur, Selasa (4/2/2014). Salah satu yang dilantik HBA adalah Dasra, Mantan Calon Bupati Kerinci yang bertarung di Pilkada Kerinci 2013 lalu.

Berikut adalah sebagian nama pejabat baru yang dilantik dikutip dari berita3jambi.com

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Erwan Malik
Kepala Dinas Pendidikan Rahmad Derita
Kepala Balitbangda Arif Munandar
Kepala Biro Pengelolaan Aset dan Kekayaan Daerah Muslim Rizal
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Tagor Mulia Nasution
Kepala Dinas ESDM Erman Rahim
Kepala Dinas Perkebunan Budidaya
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Ahdiat
Sekretaris Bakorluh Dasra
Karo Organisasi Rahmad Hidaya
Karo Humas dan Protokol Hendrizal


Komentar

Senin, 20 Januari 2014

Saiful Kabur, 4 Polisi di Periksa Propam

Senin, 20 Januari 2014 | 18.13

SaktiNews.com, JAMBI - Bidang Propesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jambi saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap empat orang polisi terkait kaburnya tahanan penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi bernama Saiful alias Ipul.

Keempat polisi yang diperiksa tersebut adalah Bripka WA, Briptu MS, Bripka AT, dan Bripda AH. Keempatnya merupakan petugas yang melakukan pengawalan terhadap Saiful saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh propam. Untuk sanksi, tergantung tingkat kesalahannya. Yang jelas kita proses sesuai ketentuan yang berlaku," kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (20/1).

Seperti diberitakan sebelumnya, Saiful kabur hari Sabtu (18/1) lalu sekitar pukul 18.30 WIB. Sebelumnya, tersangka kasus kepemilikan 14 paket kecil narkotika jenis daun ganja tersebut mengeluh kepada petugas jaga sel tahanan Polda Jambi, bahwa penyakut maagnya kambuh.

Karena dianggap benar-benar sakit, saat dibawa ke RS Bhayangkara Saiful tidak diborgol. Alhasil, sesampainya di RS Bhayangkara, begitu turun dari mobil Saiful langsung kabur.

Sumber: Metrojambi.com

Komentar

Minggu, 19 Januari 2014

Oknum Karyawan BRI Miliki 193 Rekening

Minggu, 19 Januari 2014 | 16.36

SaktiNews.com, Jambi - Dalam pengembangan penyelidikan kasus dugaan penggelapan oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jambi, didapati fakta bahwa karyawan tersebut membuat 193 rekening untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun penyidik Polresta Jambi belum bisa memastikan apakah rekening tersebut fiktif atau tidak.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Sunhot P. Silalahi, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari saksi – saksi. "Kita belum tahu ada rekening yang fiktif atau tidak, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan. Terlapor yang jelas membuat 193 rekening KUR," kata Sunhot.

Dikatakannya lagi, untuk memperjelas kasus ini, pihaknya akan melakukan gelar perkara di Polda Jambi. "Kita masih mempersiapkan untuk gelar perkara di Polda," tukas Sunhot.

Seperti diberitakan sebelumnya, manajemen Bank BRI Cabang Jambi telah melaporkan salah seorang karyawannya ke Polresta Jambi karena diduga telah melakukan penggelapan. Kasus tersebut bahkan dilaporkan langsung oleh Kepala BRI Cabang Jambi, Cendria TJ. Tasdik ke Polresta Jambi.

sumber: jambi ekspres

Komentar

Kamis, 16 Januari 2014

Kemendikbud tetapkan Candi Muarojambi sebagai cagar budaya

Kamis, 16 Januari 2014 | 19.22

candi
SaktiNews.com - Jambi, Kompleks percandian Muarojambi di Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai cagar budaya nasional.

Siaran pers Biro Humas dan Protokol Pemprov Jambi yang diterima Selasa menyebutkan, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus menyambut baik penetapan tersebut dan akan terus memberikan perhatian terhadap komplek percadian tersebut.

"Kita bersyukur dan berterima kasih. Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya Candi Muaro Jambi ditetapkan sebagai cagar budaya. Insya Allah, UNESCO juga akan segera menetapkan menjadi warisan dunia," kata gubernur.

Saat ini, kawasan percandian Muarojambi tengah menunggu penetapan status sebagai warisan dunia dari UNESCO. Pemerintah Republik Indonesia telah mendaftakan kawasan tersebut sebagai warisan dunia ke UNESCO bersama delapan objek lainnya pada tahun 2012 lalu.

Hasan Basri Agus menjelaskan, sepanjang tahun 2013, pihaknya telah mengundang tim Kemendikbud untuk melakukan percepatan proses penetapan, terutama terkait dengan regulasi dan persoalan di lapangan.

Menurut dia, Kemendikbud memakai dasar hukum Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Cagar Budaya dalam penetapan tersebut.

Untuk mempertegas undang-undang tersebut digunakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 10 Tahun 1993. Kemudian akan diperkuat lagi dengan Surat Keputusan Menteri, yang sudah dapat direalisasikan, katanya.

Berdasarkan peraturan-peraturan tersebut, sudah dapat ditegaskan status Candi Muarojambi menjadi cagar budaya di Indonesia, langkah selanjutnya tinggal persoalan di lapangan.

Pada tahap lapangan, pemerintah pusat yang terdiri dari Kemendikbud, Kemendagri, Kemenkum dan HAM serta pemerintah daerah akan melakukan koordinasi terkait izin yang diberikan untuk perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar kawasan percandian Muarojambi.

Di kawasan percandian Muarojambi seluas 2.612 hektare itu berdiri beberapa industri seperti terminal tampung (stockpile) batu bara, pabrik kelapa sawit, dan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan. Dikhawatirkan perusahaan-perusahaan tersebut dapat merusak daerah cagar budaya tersebut.

"Selain menyelesaikan persoalan perizinan, pemerintah akan segera membuat batas-batas. Pemagaran kawasan Candi Muarojambi akan dilakukan setelah batas-batasnya sudah jelas," ujarnya.

Ia mengatakan yang akan dilakukan oleh Pemprov Jambi adalah mendorong agar kawasan Candi Muarojambi sebagai warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. Upaya itu akan terus diperjuangkan, sejak kawasan Candi Muarojambi diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.(*)

Komentar

Selasa, 14 Januari 2014

Walikota Jambi Rakor di Warung Kopi

Selasa, 14 Januari 2014 | 13.14

SaktiNews.com, JAMBI - Walikota Jambi H Sy Fasha mengadakan rapat koordinasi (Rakor) dengan Camat Pasar dan para lurah di wilayah Kecamatan Pasar, Senin (13/1) pagi. Tidak seperti biasanya kali ini rakor dilaksanakan di warung kopi di samping eks Bioskop Ria. 

Ikut mendampingi walikota camat Pasar, Lurah OKH, Sungai Asam, dan Pasar. Menurut Walikota rapat koordinasi tidak mesti melulu diadakan di kantor wali kota secara formal. Namun bisa dilakukan di tempat yang tak biasanya, di saat ada persoalan mendesak yang harus dibahas.

Katanya, rapat ini untuk mendengarkan keluhan dari para lurah tentang persoalan apa yang ada di tiap kelurahan. Walikota menganggap, apa yang dilakukannya ini agar ia mengetahui apa-apa saja yang menjadi persoalan yang harus diselesaikan.

Fasha akan mengfungsikan lagi kawasan tua yang ada di Kecamatan Pasar. "Saya sengaja pagi ini rapat di warung kopi. Inikan termasuk kawasan tua. Rencananya dalam waktu dekat akan kita tata kawasan ini. Jadi kita akan operasikan lagi biar berfungsi dan ramai. Supaya kawasan tua ini tidak hilang dari ingatan warga," ujarnya.

Fasha menganggap, di manapun tempatnya rapat bisa saja dilakukan. "Seperti di warung kopi ini, langsung untuk melihat kondisi pasar saat ini. Jadi rapat bisa di mana saja, dan kapan saja tidak harus di kantor wali kota," sambungnya.

Sumber: Tribun Jambi

Komentar

Minggu, 05 Januari 2014

Langgar Kode Etik, 14 Anggota Polisi di Jambi Diberhentikan

Minggu, 05 Januari 2014 | 13.52

SaktiNews.com - Jambi, Pelanggaran kode etik oleh personel Polda Jambi dan jajaran masih cukup banyak. Tercatat ada 26 pelanggaran kode etik yang dilakukan personel kepolisian, dimana 14 orang diantaranya telah di PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat).


Kapolda Jambi, Brigjend Pol Satriya Hari Prasetya, Senin (30/12), mengatakan jumlah pelanggaran kode etik pada tahun 2013 ini meningkat jika dibandingkan tahun 2012 lalu. Tahun 2012 lalu, Satriya mengatakan pelanggaran kode etik hanya 11, dimana 8 personel di PTDH.

"Tahun 2013 ini yang melanggar 26, yang di PTDH 14 orang," kata Satriya.

Sementara itu data yang diperoleh Metrojambi.com, 14 personel yang di PTDH tersebut berpangkat Bintara. Selain itu juga ada 2 orang Perwira Penengah (PAMEN) dan 2 orang Perwira Pertama (PAMA) yang melakukan pelanggaran kode etik, namun tidak ada yang di PTDH.

Data lainnya yang diperoleh Metrojambi.com, 220 orang personel Polda Jambi daan jajaran juga tercatat melakukan pelanggaran disiplin, 10 orang melakukan tindak pidana, 33 orang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba, dan 3 orang melakukan penyalahgunaan senjata api. Selain itu, juga ada 7 orang lainnya yang terlibat bentrokan massa.

"Pelanggaran disiplin lebih didominasi oleh tidak masuk dinas, KDRT, telantarkan keluarga, hutang piutang, dan pemerasan. Sedangkan pelanggaran pidana, didominasi BBM ilegal dan narkoba," pungkasnya.

Komentar

Kamis, 02 Januari 2014

KPU Jambi Targetkan Golput 20%

Kamis, 02 Januari 2014 | 17.27

kpu

SaktiNews.com - Jambi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi menargetkan angka golput di Kota Jambi saat Pemilu 2014 tidak lebih dari 20 persen. Berbagai upaya tengah dilakukan oleh KPU Kota Jambi untuk menekan angka golput tersebut.


Salah satunya, dengan membentuk relawan demokrasi yang akan diterjunkan ke tengah masyarakat. Selain itu, KPU Kota Jambi juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Kita akan terus bekerja sampai satu hari jelang pemilihan legislatif mendatang," ujar komisioner KPU Kota Jambi, Hazairin.

Hazairin menambahkan, dalam hal meningkatkan pertisipasi pemilih di Kota Jambi, peran dari partai politik juga masih belum optimal. “Peran parpol belum optimal," ujarnya

Hazairin mengharapkan kepada partai politik untuk memberikan pembelajaran dan pemahaman politik kepada masyarakat di Kota Jambi. Jika parpol melakukan hal tersebut, Hazairin mengatakan akan berdampak meningkatknya partisipasi pemilih pada pemilihan legislatif mendatang di kota jambi

Komentar

Selasa, 31 Desember 2013

Bupati Menolak, Warga Ancam Demo Lagi

Selasa, 31 Desember 2013 | 18.05

SaktiNews.com, KUALATUNGKAL – Meski belum berhasil menemui Bupati Tanjab Barat Usman Ermulan, pendemo yang mengatasnamakan Forum Peduli Tanjab Barat mengancam akan mendatangkan massa yang lebih besar. Aksi ini dipicu rencana penggusuran rumah warga di Parit IV Desa Bram Itam dan sejumlah pembangunan yang amburadul di Tanjab Barat.

Seperti diberitakan kemarin sore, aksi ini sempat ricuh, sehingga pagar kantor bupati roboh. Pendemo juga nyaris merusak mobil pemadam kebakaran yang berencana membubarkan massa dengan water canon.

Para pendemo sempat merasa kecewa karena keinginan mereka untuk bertemu langsung dengan bupati tak berhasil. Hendra Koto Koodinator Aksi mengakui kekecewaannya karena gagal bertemu Bupati Usman Ermulan.

Dia menuturkan, agar pemkab segera membatalkan rencana penggusuran rumah warga yang berada di lintasan pipa air bersih.

Ditambahkan Hendra, bupati sebaiknya memikirkan kembali rencana untuk menggusur masjid serta rumah kaum.

“Kami menginginkan Bupati dan wabup menandatangani fakta integritas, yang berisi tuntutan masyarakat ini,” kata Hendra.

Fakta integritas tersebut antara lain, refleksi akhir tahun terhadap sejumlah proyek yang tak kunjung selesai. Kemudian dilanjutkan dengan visi misi bupati yang dinilai tak sejalan lagi saat janji kampanye.

“Serta meminta bupati beserta wakil bupati untuk bersumpah atas nama Allah agar tidak pernah menerima sepeserpun fee dari rekanan yang ingin mendapatkan proyek,” ujar Hendra.

Dia mengancam, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi bupati, pihaknya akan mengancam melakukan demo dengan jumlah massa yang lebih besar.

Sementara itu, Sekda Tanjab Barat Mukhlis M Si dihadapan pendemo berjanji akan menyampaikan aspirasi warga serta fakta integritas yang diminta pendemo untuk ditanda tangani bupati beserta wakilnya.

"Saya jamin penggusuran masjid tidak akan dilakukan.Kalau terjadi saya yang duluan maju,"tegas Muhklis.

Soal rencana penggusuran rumah warga di Parit IV Desa Bram Itam, Mukhlis mengaku tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan. Dia akan menyampaikan hal kepada Bupati Usman Ermulan.(*)

Komentar

Sabtu, 28 Desember 2013

Ratusan Lapak di Angsoduo Dihancurkan

Sabtu, 28 Desember 2013 | 14.10

jami

SaktiNews.com - Jambi, Ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pasar Angsoduo Jambi ditertibkan aparat gabungan Satpol PP Kota Jambi, Polresta dan TNI, Jumat (27/12).


Penertiban setelah sempat tertunda selama satu minggu. Penertiban ini sendiri berlangsung tanpa perlawanan dari para pedagang. Selain melakukan penertiban, petugas juga membakar langsung lapak dan sisa-sisa tempat sayur mayur milik pedagang yang tidak terpakai lagi.

Kepala Dinas Pasar Kota Jambi, Duria Sunita, mengatakan semua pedagang telah mendapatkan surat pemberitahuan. Sehingga pada pelaksanaan penertiban kemarin berlangsung kondusif. “Selain itu juga ada beberapa pedagang yang lebih dulu menertibkan lapak dagangannya tanpa harus ditertibkan,” ujarnya kepada media ini, Jumat (27/12).

Lanjut Duria, penertiban lapak PKL kemarin, selain dalam rangka pembersihan pelataran Angsoduo, juga dikarenakan pelataran tersebut dalam waktu dekat akan diaspal oleh Dinas Pekerjaan Umum.

Meskipun dilakukan penertiban, pihak dinas pasar bukan berarti mentiadakan pedagang malam yang berjumlah 299 pedagang. Akan tetapi kedepan di 2014 para pedagang tersebut akan diarahkan ke pasar induk Paal 10. “Siang hari kita minta kepada mereka dari jam enam pagi sampai jam enam sore di pasar Angsoduo untuk tidak berjualan,” tegas Duria.

Komentar

Minggu, 22 Desember 2013

Awal Tahun, Pemerataan Guru Selesai

Minggu, 22 Desember 2013 | 14.53

SaktiNews.com -Sarolangun, Kadisdik Sarolangun, H Lukman, memastikan awal tahun 2014 ini tidak ada lagi penumpukan guru di Kecamatan Sarolangun. Semua sekolah telah mendapatkan guru sesuai dengan kebutuhannya.

"Dakui, sebelumnya guru menumpuk di Sarolangun, akan tetapi ini sudah dibenahi, sehingga tidak ada lagi sekolah yang mengalami kekurangan guru," janjinya.

Dikatakannya, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke seluruh sekolah yang ada di Sarolangun, dan sudah menempatkan guru yang kurang tenga pendidik. ‘’Guru yang dipindahkan, tanpa ada rasa paksaan dan bersedia mengajar di sekolah yang ditunjuk Disdik,’’ tegasnya.

Tentang penempatan guru di sekolah terpencil, ia mengaku tidak akan ada pilih kasih. "Kami melakukan pemindahan guru berdasarkan profesional, sehingga tidak ada guru yang merasa dikecewakan," bebernya.

Komentar

Jumat, 20 Desember 2013

Polisi Identifikasi Bayi Tertukar di RSU Raden Mattaher

Jumat, 20 Desember 2013 | 15.12

bayi
SaktiNews.com - JAMBI- Kasus bayi tertukar yang menimpa buah hati Firmansyah dan Reni beberapa waktu lalu sedang diproses pihak kepolisian.

Saat ini tim dari Polda Jambi yang berjumlah lima orang sedang melakukan identifikasi untuk mengetahui kronologis kejadian bayi tertukar di RSU Raden Mattaher Jambi

Reni, ibunda bayi perempuan yang sempat tertukar dengan bayi laki-laki tersebut tampak ditemani suaminya Firmansyah dan dua orang anggota keluarga lainnya.

"Saya masih was-was. Apalagi besok ada keluarga saya yang operasi cesar disini. Takut tertukar lagi," katanya, Jumat (20/12).

Bagaimana hasil identifikasi pihak kepolisian ke RSU Raden Mattaher? Apakah tanggapan yang diberikan pihak rumah sakit dan Firmansyah yang memperkarakan RS tersebut? Simak Koran Tribun Jambi dan E-Paper Tribun Jambi edisi Sabtu (21/12) besok.

Komentar

JAMBI SIAGA 4

| 10.00

SaktiNews.com - Jambi, Jambi siaga empat. Itu karena ketinggian Air sungai Batanghari semakin hari semakin tinggi. Ketinggian air terakhir kemarin adalah 13,42 Meter. 33 CentiMeter lagi, Kota Jambi akan mulai terendam air. Namun, dengan ketinggian tersebut, ternyata status kota Jambi saat ini sudah siaga 4 terhadap Banjir. Hal ini disampaikan oleh Walikota Jambi, Sy Fasha kemarin (18/12).


Meskipun status yang dikeluarkan oleh BPBD Provinsi Jambi tersebut sudah siaga, namun belum ada peluapan air sungai yang menyebabkan kota Jambi tergenang air. Untuk kawasan Seberang Kota Jambi, Fasha mengatakan memang sering terjadi genangan air tidak hanya karena batas normal ketinggian air sungai telah terlampaui. "Kalau seberang, di sebagian lokasi selalu banjir ketika pasang," katanya.

Namun, untuk mengantisipasinya, Fasha mengatakan Pemkot sudah sangat siap. Paling tidak, lanjutnya ketika memang nanti terjadi banjir, tidak ada masyarakat Kota Jambi yang tak bisa tidur, tak bisa makan dan tak bisa sekolah. "Kami sudah siap untuk penanggulangan banjir itu," katanya. Dirinya juga mengatakan baru saja melantik 34 petugas Tagana Kota Jambi yang akan membantu penanggulangan banjir nantinya.

Sementara itu, Kepalas Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Jambi, Kaspul mengatakan ketinggian air dari laporan kemarin memang 13,42. Namun, belum merendam kawasan Kota Jambi. Ketika sudah mencapai 13,80, dia mengatakan barulah air mulai menggenangi Kota Jambi. "Kalau sudah 13,80, itu sudah banyak air yang masuk ke dalam rumah," katanya.

Secara kasat mata, masyarakat Kota Jambi bisa memperhatikan tanda-tanda akan meluapnya air sungai. Dia mengatakan ada sebuah rumah di bawah jembatan makalam, jika sudah tergenang air setinggi 30 Cm, maka sudah bisa dipastikan bahwa sebagian kota Jambi sudah digenangi air. Saat ini, ketinggian air di rumah tersebut masih satu jengkal. "Di Pulau Pandan yang biasanya lebih dulu digenangi banjir, sekarang masih aman," katanya.

Dia juga membenarkan bahwa status Kota Jambi saat ini Siaga 4. Namun, Kaspul mengatakan status itu tidak ditentukan oleh Disosnaker Kota, namun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi. Jika memang banjir, dia mengatakan persediaan logistik sudah ada di Disosnaker. Sementara jumlah petugas Tagana juga disebutkannya cukup untuk membantu nantinya. Sebanyak 80 Tagana yang lama, dan 34 Tagana yang baru dilantik kemarin bisa membantu dalam penanggulangan banjir nantinya. "Kalau logistik tak masalah, karena kita juga di back up oleh Provinsi," tandasnya.

Komentar

Korban Kecelakaan Diminta Isi BBM Ambulans

| 09.00

ambul
SaktiNews.com - Tungkal, Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang dialami Rio Simanjuntak (25), warga Pematang Lumut yang mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di daerah Serdang Tanjab Barat, pada Selasa (17/12) malam.

Karena kondisi Rio yang cukup parah karena kecelakaan dan tak sanggup ditangani di Puskesmas Pematang Lumut, akhirnya pihak Puskesmas merujuk Rio ke RSUD Daud Arif Kuala Tungkal untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Parahnya, guna memakai jasa ambulas dia harus mengeluarkan uang sendiri, mirisnya lagi saat itu keluarga Rio harus mengedor rumah warga yang menjual bensin pada tengah malam, hanya sekedar untuk membelikan bensin ambulans tersebut.

Untungnya, pemilik warung mau membukakan pintu, sehingga keluarga Rio mendapatkan bensin. "Kalau tidak, entah apa jadinya," kata kerabat Rio, Opung Simanjuntak, Kamis kemarin.

Opung sangat menyayangkan kejadian tersebut, ia menganologikan seandainya yang terkena musibah itu orang yang tidak ada sanak keluarganya atau sedang tidak pegang uang. "Apa akan dibiarkanlah mati seperti binatang," tegasnya.

Komentar

Kamis, 19 Desember 2013

Lion Air Mendarat di Jakarta, Bagasi Semua Penumpang Tinggal di Jambi

Kamis, 19 Desember 2013 | 16.26

lionair
SaktiNews.com - Jambi, Insiden tidak mengenakkan dialami oleh penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT0601, yang pagi tadi, Jumat (13/12), bertolak dari Jambi dengan tujuan Jakarta. Pasalnya, seluruh barang bawaan penumpang yang seharusnya ada di bagasi pesawat, tidak satupun yang terangkut.

"Tahunya sudah di bandara (Jakarta, red). Saat lagi nunggu bagasi, ada petugas yang ngasih info jika semua barang di bagasi tinggal di Jambi," ungkap Welly, salah seorang penumpang saat dikonfirmasiMetrojambi.com.

Ditambahkannya, oleh para penumpang permasalahan ini langsung ditanyakan kepada pihak maskapai Lion Air yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Pihak maskapai berjanji akan membawa seluruh barang bawaan penumpang yang tertinggal pada penerbangan selanjutnya.

"Jam dua (14.00 WIB, red) djanjikan barang-barang sudah sampai di Jakarta," ujarnya.

Komentar

Sembunyikan Ganja Dibelakang Kantor Polda

| 10.30

ganja
SaktiNews.com - Jambi, Aksi pengedar narkoba di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kian merajarela. Bahkan, mereka tidak takut lagi bersembunyi di sekitar markas kepolisian. Terbukti, tim buru sergap (Buser) Polsek Pasar Kota Jambi meringkus bandar (BD) ganja di belakang Polda Jambi.


Tersangka yang diketahui bernama Widodo alias Dodo (29), digerebek di rumahnya, di jalan Bangau Lorong Suka Mulya, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Jambi Selatan, sekitar pukul 18.00, Kamis (12/12). Kediamannya itu berlokasi sekitar 150 meter di belakang Mapolda Jambi.

Dari rumah Dodo, polisi menyita barang bukti 16 Kilogram ganja kering siap edar. Ganja asal Aceh itu dikemas dengan bentuk balok bata, dibungkus memakai lakban dan disimpan di bawah tempat tidur.

Dari keterangan Dodo, Polisi mengembangkan penyidikan. Hasilnya, pada malam itu juga, sekitar pukul 22.00 polisi berhasil meringkus Aji (23), rekan Dodo di kawasan Murni Jambi. Aji merupakan rekanan Widodo mengedarkan daun haram tersebut di Kota Jambi.

Kapolsek Pasar Jambi, Kompol Ranefli Dian Candra, mengatakan, penangkapan Widodo dan kaki tangannya itu bermodal dari informasi yang didapatkan timnya di lapangan. “Sementara kasus ini masih kita kembangkan. Kuat dugaan mereka merupakan jaringan bandar narkotika asal aceh. Ada beberapa tersangka lagi yang inisialnya sudah kita kantongi, dan saat ini masih dalam pengejaran anggota,” bebernya.

Ranefli menjelaskan, dari keterangan Dodo, ganja tersebut dikirimkan temannya dari Jakarta. Sebelumnya, barang tersebut dikirim dari Aceh. Mereka megirimkan barang tersebut melalui jalur darat, menggunakan mobil jenis Avanza dan bertemu di Jembatan Aurduri I.

Selanjutnya, ganja tersebut dibawa kekediaman Widodo untuk diedarkan. Sedangkan tersangka atas nama Aji, bertugas mentransferkan sejumlah uang kepada seseorang, jika hasil penjualan ganja tersebut sudah terkumpul.

Menurut Ranefli, Widodo mengakui barang haram tersebut miliknya. Ia memperoleh ganja tersebut dari temannya. “Barang sudah dua hari ditangan Aku. Baru satu kali ni lah aku cubo-cubo bisnis ini, sebelumnya dak pernah,” jelas pemuda yang mengaku sering jadi sales tersebut.

Sementara Aji, mengaku hanya mendapat upah sebesar Rp 400 ribu setiap mentransferkan uang hasil penjualan kepada seseorang tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 111 ayat 2, UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal dua puluh tahun penjara.

Komentar

Rabu, 18 Desember 2013

Sopir Keluhkan Jalur Alternatif di Tanjabtim

Rabu, 18 Desember 2013 | 19.48

SaktiNews.com, MUARASABAK, Sopir truk di Tanjab Timur mengeluhkan ditetapkannya jalur alternatif untuk truk. Mereka mengaku bingung dengan pemberlakukan jalur tersebut. Penetapan jalur ini ada setelah dilarangnya truk melintasi komplek perkantoran.

Dengan adanya larangan tersebut, sopir mengatakan, menambah jauh jarak tempuh sopir truk. Terlebih bila di musim penghujan, jalur alternatif yang dikhusukan bagi truk-truk sukar dilalui.

“Kondisi jalannya tengah dalam pengerasan, jika cuaca hujan maka jalan itu tidak bisa dilalui. Jika dipaksakan dipastikan mobil akan terpuruk,” kata seorang sopir yang minta tidak disebutkan namanya.

Dia mengatakan, pihak Dishub Tanjab Barat tak mengetahui persoalan. “Jangan hanya peraturan mereka yang harus dipatuhi, keinginan kami mereka juga harus tahu,” ketusnya.

Menurutnya, banyak sopir truk baru yang belum mengetahui jalur-jalur mana yang harus dilalui. “Terkadang sesama sopir truk kami kasihan, karena tidak tau jalur mana tiba-tiba langsung ditahan mobilnya,” jelasnya.

Terpisah, Kadishub Tanjabtim, Abdul Rasid melalui Kabid Darat, Gadafi ketika dikonfirmasi mengatakan,peraturan yang ditegakkan pihak perhubungan ini berdasarkan surat edaran Bupati Tanjung Jabung Timur Nomor 551.1/1929/dishub/2012.

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa, mobil angkutan bertone besar dilarang melintasi jalur perkantoran kecuali mobil tersebut akan mengisi BBM dan tanpa ada muatan. “Begitu juga jika pada jam-jam sibuk padat lalulintas mereka juga tetap tidak boleh melewati jalur perkantoran,” tegas Ghadafi.

Namun, lanjutnya, terdapat pengecualian. Sopir truk boleh melintas jalan komplek perkantoran, saat PNS Tanjabtim sudah habis jam dinas atau sekitar pukul 17.00 WIB. “Dan ini sudah kami sosialisasikan. Tetap disosialisasikan sampai para sopir truk ini dapat mengetahui,” katanya.


JALUR ALTERNATIF ANGKUTAN BARANG/SAWIT DI TANJABTIM

Simpang V Nibung Putih - Talang Kakik - Simpang IV Talang Bakit - Simpang III BPD - Simpang IV lampu merah/Polres (lurus arah SMK) - Simpang Pangkal Kemang - Simpang III lapangan/SD Rano (belok Kanan) - Simpang III KM 6 Geragai


SUMBER: Dishub Tanjab Timur

Komentar

Selasa, 17 Desember 2013

Fasha Kembali Ganti Kepala Dinas

Selasa, 17 Desember 2013 | 17.45

SaktiNews.com, KOTA JAMBI - Kabinet pemerintahan Walikota Jambi Sy Fasha dikabarkan kembali akan melakukan pelantikan pejabat eselon. Hari pelantikan belum dipastikan kapan, namun informasinya dalam minggu ini.

Subhi Yusuf, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Jambi kemarin tidak membantah akan adanya pelantikan tersebut. Namun, dirinya tidak bersedia membukan kapan pelantikan tersebut akan dilakukan. "Insya Allah akan ada pelantikan. Dalam minggu ini, bertahap," katanya.
Subhi menyebutkan pelantikan adalah untuk jabatan yang kosong. Hingga akhir Desember, menurutnya semua jabatan yang kosong harus terisi. Peta jabatan sudah selesai, untuk posisi struktural di SKPD. Yang belum, adalah posisi fungsional seperti di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Jambi. "Peta struktural kita sudah jadi, yang kosong akan kita isi semua dari bawah ke atas," katanya.

Dia juga menyebutkan, salah satu SKPD yang akan mengalami pergantian pejabat adalah di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jambi. Dimana, Kepala BLH M. Ichsan terhitung pada tanggal 1 Januari 2014 nanti sudah memasuki masa pensiun. Dia tidak bersedia menyebutkan siapa-siapa yang yang akan menjabat di posisi strategis tersebut. Namun, dipastikannya Baperjakat sudah melakukan rapat secara intens belakangan ini. "Kepala BLH Januari ini kan pensiun, jadi tidak ada masalah," ujarnya.
Sementara itu, Walikota Jambi Sy Fasha ketika dikonfirmasi mengenai jadwal pelantikan mengatakan belum dapat kabar mengenai hari pelantikan. Namun, dia menegaskan pelantikan diprioritaskan untuk mengisi jabatan kosong di SKPD yang ada. "Kalau eselon II itu kan belum, karena harus ke Provinsi dulu," katanya.

Namun, yang menjadi prioritas juga adalah instansi yang mengalami perubahan eselonisasi. Dua SKPD yang berubah eselon dan sudah dilantik adalah Dinas Pasar serta Satpol PP. Masih ada beberapa lagi yang harus dilantik seperti Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP), Dinas Damkar dan BPBD Kota Jambi serta Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) yang merupakan penggabunagn Bagian Perlengkapan dan Bagian Keuangan Setda Kota Jambi.
Menurutnya, dalam waktu dekat, pejabat instansi yang mengalami perubahan eselonisasi tersebut juga akan segara dilantik.

Yang menarik, Fasha kemarin menegaskan bahwa posisi kepala DPKAD akan diisi oleh pihak dari pusat. Dirinya mengatakan, sudah meminta ke pusat pejabat yang akan mengisi jabatan tersebut. "PTSP, BPBD, dan DPKAD sudah kita bahas. Sebentar lagi akan kita lantik. Kalau Dinas Pasar kan sudah, Satpol PP juga sudah. Untuk DPKAD, kita ajukan pejabatnya ke pusat," tandasnya.

Sumber: Jambi-independent

Komentar

Berkas Suparman Sudah di Setneg

| 17.25

Proses PAW Sofyan Ali

SaktiNews.com, Jambi - Berkas Suparman untuk menggantikan Sofyan Ali, Anggota DPR RI asal Jambi yang meninggal beberapa waktu lalu saat ini masih diproses di Setneg.

Indrawati Sukadis kepada wartawan mengatakan, untuk SK pemberhentian tetap dan pengangkatan penggantinya ditandatangi langsung oleh Presiden RI. Untuk itu, proses PAW ini masih membutuhkan waktu. “Karena setelah Setneg nanti disampaikan lagi ke DPR baru dijadwalkan pelantikan,” kata 
Bendahara Umum DPP Demokrat yang juga Korwil Jambi

DPP Demokrat sudah mengusulkan nama Suparman yang memperoleh suara terbanyak berikutnya, untuk menggantikan Sofyan Ali. “Kita sudah usulkan berdasarkan suara terbanyak berikutnya atas nama Suparman,” ujarnya.

Ditambahkannya, Partai Demokrat berharap proses PAW ini bisa secepatnya selesai. Sehingga Suparman bisa bekerja menggantikan kekosongan anggota fraksi yang ditinggalkan Sofyan Ali. “Tentu ada yang kurang, kita ingin cepat tapi kita ikuti prosesnya,” pungkasnya.

Komentar