Kamis, 13 November 2014

Adirozal Nilai, Penyerahan Diri Pelaku Pengeroyokan Langkah Positif

Kamis, 13 November 2014 | 15.36

SaktiNews.com, KERINCI - Setelah dua pelaku pengeroyokan terhadap Iskandar, warga Desa Sandaran Galeh Kumun, Rahmat dan Ferdiansyah akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Kerinci. 

Langkah ini menurut Bupati Kerinci Adirozal merupakan langkah positif dalam proses penegakan hukum paska bentrok antara warga Kumun dan Tanjung Pauh. 

'Saya juga sudah katakan serahkan diri dengan baik-baik agar tidak timbul kerugian yang lebih jauh lagi,' ujar Adi Rozal via pesan singkat pagi ini (13/11).

Ia menambahkan, saat pertemuan dengan orang tua para pelaku beberapa waktu lalu juga sudah ia sampaikan hal tersebut. 'Kemarin juga sudah saya sampaikan, buka hati buka pikiran, renungkan dan berpikirlah akibat yang telah ditimbulkan setelah kejadian ini,' katanya. Untuk itu mantan Wawako Padang Panjang ini berharap langkah dua orang ini yang menyerahkan diri secara baik-baik bisa diikuti oleh pelaku lainnya. 'Agar kondisi san suasana Kerinci yang kita cintai ini aman dan tentram,' tutup bupati.

sumber: jambiupdate.com

Baca Juga

Komentar

Rabu, 12 November 2014

Hasil Otopsi, Tidak Ada Peluru Dalam Kepala Junaidi

Rabu, 12 November 2014 | 13.23

Pemakaman Junaidi, dihadiri Bupati Kerinci, Walikota Sungaipenuh, Kapolres Kerinci dan Dandim 0417
SaktiNews.com, SUNGAIPENUH- Hasil otopsi Junaidi, warga Kumun yang menjadi korban bentrokan, Rabu (12/11) dini hari di RSU MHA Thalib oleh tim forensik dari Padang tidak ditemukan peluru. 

Didalam kepala Junaidi hanya ditemukan pecahan tengkorak kepala korban berbentuk segitiga.

Junaldi, keluarga korban yang mendampingi saat otopsi Junaidi mengatakan, penuturan dari dr Rika tim forensik dari Padang yang mereka wawancarai tidak ditemukan peluru dikepala korban. Benda di kepala korban merupakan pecahan tengkorak yang masuk kedalam otak korban karena hantaman benda tumpul. 

"Bukan kena tembak, kena hantaman benda tumpul yang keras dari belakang, sehingga tengkoraknya pecah dan menembus otak " ujar dr Rika di dalam rekaman video wawancara keluarga korban dengan dr Rika.

Sementara itu pasca pertemuan dan kesepakatan kedua belah pihak di Mapolres Kerinci situasi di Kumun dan Tanjung Pauh sejak Rabu malam hingga kini mulai kondusif. Aparat keamanan dari Polres, Brimob dan TNI masih berjaga diperbatasan.

sumber: jambiupdate

Baca Juga
Pasca Kesepakatan Damai, Kumun Tanjung Pauh Aman

Komentar

Selasa, 11 November 2014

Pasca Kesepakatan Damai, Kumun-Tanjung Pauh Kondusif

Selasa, 11 November 2014 | 23.45

SaktiNews.com, KERINCI - Pasca kesepakatan damai dari tokoh Kumun dengan Tanjung Pauh di Mapolres Kerinci jam 21.00 wib tadi (11/11), kondisi di lokasi bentrok semakin kondusif.

Warga masyarakat Tanjung Pauh dan Kumun sambut baik kesepakatn damai yang telah disepakati para tokoh dari dua daerah yang bertikai tersebut

"Kami akan mentaati kesepakatan yang telah dibuat para depti ninik mamak dari kedua belah pihak, saya berharap kondisi semakin aman," ujar warga Kumun yang tidak mau disebutkan namanya.

Tidak saja warga Kumun yang menyambut baik kesepakatan yang baru saja di buat, warga Tanjung Pauh pun menyambut positif

"Alhamdulillah, akhirnya tokoh masyarakat Kumun dan Tanjung Pauh menemukan titik temu untuk berdamai, kita berharap kesepakatannya bisa berjalan," ungkap Warga Tanjung Pauh yang enggan juga disebutkan namanya.

Pantauan saktinews.com dilapangan, kondisi Kumun-Tanjung pauh malam ini kondusif pasca disepakatinya kesepakatan damai di mapolres Kerinci, namun aparat keamanan masih berjaga-jaga, terlihat personil Brimob, aparat polres kerinci juga terlihat dari pihak TNI kodim 0417 kerinci.

Baca Juga

Komentar

Anak Kabur, Tujuh Orang Tua Pelaku Ditahan Polres Kerinci

| 23.24

SaktiNews.com, SUNGAIPENUH - Terkait bentrok Kumun dan Tanjung Pauh Mudik, tujuh orang orang tua yang diduga pelaku pengeroyokan Iskandar (25), warga Kumun Debai dipanggil Polres Kerinci, Selasa (11/11).

Ketujuh orang tua tersebut hingga kini masih diamankan di Mapolres Kerinci, sebagai jaminan dalam pencarian tujuh anak mereka karena diduga pelaku pengeroyokan terhadap Iskandarsyah.

Kapolres Kerinci AKBP A Munim, mengaku pihaknya berkomitmen menangkap pelaku. Menurutnya sebelum pelaku ditangkap orangtua mereka yang menjadi jaminannya.

“Pemuda Tanjung Pauh yang sebabkan Iskandar sakit akan kita tangkap. Kita perlu dukungan masyarakat, apabila melihat pelaku informasikan ke kami. Orang tua pelaku juga kita himbau agar anaknya menyerahkan diri,” ujar AKBP Munim kepada jambiupdate.com, Selasa (11/11).

Sementara. Efendi, salah seorang orangtua yang diduga pelaku mengatakan, dirinya bersama enam orang tua lainnya dipanggil oleh Polres Kerinci untuk dimintai keterangan sekitar 11.00 Wib.

“Ya, kami orangtua dipanggil Polres untuk dimintai keterangan,” ujar kepada jambiupdate.com, Selasa (11/11)

Namun, hingga kini dirinya bersama orang tua lainnya belum mengetahui keberadaan anaknya, pasca kejadian pengeroyokan itu terjadi. “Anak saya belum pulang sejak kejadian pertama,” ucapnya.

jambiupdate.com

Baca Juga

Komentar

Sepakat Berdamai, Inilah Kesepakatan Tokoh Kumun dan Tanjung Pauh

| 22.56


SaktiNews.com, KERINCI - Setelah bentrok antar warga Tanjung Pauh dengan Kumun terjadi selama 3 hari, dan telah mengakibatkan empat rumah dibakar, 1 korban jiwa dan luka-luka dari kedua belah pihak, akhirnya malam ini, selasa (11/11) berdamai dengan kesepakatan.

Pada hari selasa tanggal 11 November 2014 l, Kami atas nama Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Ulama dan Pemuda Kec. Debai beserta Desa Tanjung Pauh telah mengadakan pertemuan di Polres Kerinci dengan hasil kesepakatan sebagai berikut :

1. Sepakat bahwa yang di duga tersangka pengeroyokan terhadap korban a.n ISKANDAR ditangkap segera.

2. Sebelum diduga para tersangka tertangkap maka sepakat orang tua yang bersangkutan diamankan di Polres Kerinci.

3. Sepakat bahwa tidak ada lagi konsentrasi massa / massa yang berkumpul baik dari masyarakat Kumun Debai maupun Masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh di daerah perbatasan antara Kumun Debai dan Tanjung Pauh, kecuali Aparat.

4. Sepakat bahwa biaya korban a.n ISKANDAR yang berkaitan dengan akibat kejadian tersebut, akan dipertanggung jawabkan kepada para Depati Ninik Mamak Lima Desa Tanjung Pauh akan bertanggung jawab untuk pelaksanaanya.

5. Dampak dari kejadian tanggal 10 dan 11 November yaitu berupa perbuatan pengrusakan, pembakaran akan dibahas pada pertemuan selanjutnya yang akan dihadiri unsur Forkopimda / Muspida.

6. Kasus meninggalnya sdr. JUNAIDI akan dibahas setelah hasil otopsi .

7. Para tokoh adat dan tokoh masyarakat berkewajiban menyampaikan hasil pertemuan ini kepada seluruh lapisan masyarakat.

8. Untuk perdamian seutuhnya, selanjutnya akan duduk depati Ninik Mamak dan pemangku adat Lima desa Tanjung Pauh dan kumun.

9. Kesepakatan tersebut di atas disetujui oleh peserta rapat.

Surat kesepakat ini di tanda tangani oleh
Ketua lembaga adat kumun
ketua lembaga adat tanjung pauh
Kapolres Kerinci
Kasdim 0417 Kerinci
Rapat tersebut selesai pada pukul 21.00 wib situasi dalam keadaan aman terkendali.

sumber: kerincigoogle.com


Baca JugaHBA Minta Warga berdamai
Bentrok Antar Warga Tj Pauh vs Kumun Telah Merenggut Nyawa
Polda Jambi Tambah 100 Personil Amankan Tj Pauh dan Kumun
Inilah Hasil Sementara Pertemuan Tokoh Kumun dan Tj Pauh di Rumdis Bupati
Rumah Mantan Kepala MAN 1 Sungaipenuh Menjadi Amukan Warga Kumun
Perang Antar Warga Kumun vs Tanjung Pauh Kembali Terjadi



SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Bentrok Warga Kumun VS Tanjung Pauh Telah Menelan Korban Jiwa

| 15.08

SaktiNews.com, KERINCI - Bentrok warga Tanjung Pauh vs Kumun telah menelan korban jiwa, Junaidi (30) warga Kumun yang kena lemparan di kepalanya di bentrok malam tadi sekitar jam 13.00 tadi siang (11/11) telah menghembuskan nafas terakhir.

Korban sempat dibawa di rujuk ke rumah sakit Padang malam tadi, namun di jalan kondisi Junaidi semakin kritis, dan keluarga pun kembali membawa korban kerumah, setelah sampai dirumah siang tadi junaidi meninggal dunia.

Sekarang jasad Junaidi masih di rumah sakit umum Sungaipenuh untuk dioptopsi, karena diduga masih ada benda yang mencurigakan didalam kepala Junaidi.


Baca Juga
Polda Jambi Tambah 100 Personil Amankan Tj Pauh dan Kumun
Inilah Hasil Sementara Pertemuan Tokoh Kumun dan Tj Pauh di Rumdis Bupati
Rumah Mantan Kepala MAN 1 Sungaipenuh Menjadi Amukan Warga Kumun
Perang Antar Warga Kumun vs Tanjung Pauh Kembali Terjadi
SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Inilah Hasil Semntara Pertemuan Tokoh Kumun dan Tj Pauh di Rumdis Bupati

| 10.06

SaktiNews.com, KERINCI -  Pertemuan tokoh masyarakat Kumun dan Tanjung Pauh Mudik di rumah dinas bupati Kerinci yang dimulai sebelum Subuh tadi (11/11) hingga kini masih berlangsung.



‘’Kita sedang melakukan pertemuan membahas konflik ini,’’ ujar Walikota Sungaipenuh AJB saat dikonfirmasi pagi ini (11/11).



Kabag Humas Setda Kerinci Edi Ruslan yang juga dikonfirmasi via ponselnya menambahkan, pertemuan sempat terhenti untuk menunaikan sholat Subuh, setelah itu, kembali dilanjutkan.

‘’Sekarang sudah dilanjutkan lagi,’’ ujar Edi Ruslan Selasa (11/11).

Menurutnya, sementara ini, dari hasil pertemuan tersebut semua pihak meminta proses hukum bisa dijalankan dan pelaku pengeroyokan segera menyerahkan diri.

‘’Itu hasil pertemuan sementara,’’ kata Edi Ruslan

Sumber: jambiupdate.com

Perang Antar Warga Kumun vs Tanjung Pauh Kembali Terjadi


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Rumah Mantan Kepala MAN 1 Sungaipenuh Menjadi Amukan Warga Kumun

| 09.55

SaktiNews.com, KERINCI - Buntut dari perang antar warga Tanjung Pauh dengan Kumun, telah menghanguskan Empat rumah warga Desa Tanjung Pauh Mudik dibakar warga Kumun Selasa dini hari (11/11) sekitar pukul 02.00 Wib. 

Informasi yang berhasil dihimpun saktinews.com, salah satu dari empat rumah yang dibakar adalah rumah milik Ruslan.HS mantan Kepala MAN 1 Sungaipenuh, yang sekarang mengajar di MAN Sebukar. 

Dari kejadian malam tadi, tidak ada korban jiwa saat pembakaran dan bentrok terjadi. karena penghuni rumah telah meninggalkan rumah terlebih dahulu.

Inilah Hasil Semntara Pertemuan Tokoh Kumun dan Tj Pauh di Rumdis Bupati


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Perang Antar Warga Kumun vs Tanjung Pauh Kembali Terjadi

| 09.48

SaktiNews.com, KERINCI - Perang saudara antara desa Tanjung Pauh dengan desa Kumun kembali terjadi tadi malam (10/11) bentrok antar warga ini terjadi mulai sekitar pukul 23.00 WIB, setidaknya 4 rumah warga Tanjung Pauh habis terbakar oleh amukan masa warga Kumun.

10 mobil damkar pun ikut dikerahkan ke tempat kejadian, namun mobil damkar tidak bisa berbuat banyak karena petugas damkar dilempari oleh warga.

Dalam bentrok warga malam tadi tidak ada korban jiwa dari kedua belah pihak, karena warga disekitar terjadinya perang sudah meninggalkan rumah terlebih dahulu.

Baca Juga
Bentrok Antar Warga Tj Pauh vs Kumun Telah Merenggut Nyawa
Inilah Hasil Semntara Pertemuan Tokoh Kumun dan Tj Pauh di Rumdis Bupati
Rumah Mantan Kepala MAN 1 Sungaipenuh Menjadi Amukan Warga Kumun


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Rabu, 05 November 2014

Pemkab Kerinci Siap Bedah TNKS Bangun Rel Kereta Api

Rabu, 05 November 2014 | 17.26

SaktiNews.com, KERINCI - Pemerintah kabupaten Kerinci sepertinya serius untuk membuat jalur rel kereta api, rencana pembangunan rel kereta api setelah peluang untuk membuka jalur transportasi jalan darat dari Desa Sungai Kuning ke Desa Tanah Tumbuh Kabupaten Bungo tidak kunjung disetujui TNKS. Akhirnya pemkab Kerinci berupaya untuk membuka akses transportasi  melalui rel kereta api.

Proposal pembangunan rel kereta api sebagai jalan evakuasi bencana telah disampaikan ke Bappenas RI. Wakil Bupati Kerinci, Zainal Abidin mengatakan, Pemkab Kerinci berinisiatif membangun rel kereta api dari Kerinci ke Bungo dan Teluk Bayur.

Pembangunan rel kereta api sebagai antisipasi dan meminimalisir korban bencana dalam mengangkut masyarakat Kerinci.

“Jika jalan yang kita bangun otomatis akan merusak TNKS, tapi, kereta api kawasan sekitar rel bakal aman,” ujar Zainal Abidin.

Lagian, lanjutnya, bisa dimanfaatkan warga sebagai alat transportasi untuk mengangkut barang pertanian untuk dijual keluar daerah.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Jambi M. Zubaidir mengaku mendukung penuh usaha dari Pemkab Kerinci dalam membangun rel kereta api dan menjadikan transportasi kereta api sebagai alat evakuasi di dalam Kabupaten Kerinci ke depannya nanti.

Dalam mendukung usaha tersebut pihaknya akan mengoordinasikan pengajuan proposal tersebut kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar bisa mengoordinasikan dan membantu merealisasi masalah ini. "Kita akan sampaikan kepada BNPB RI, agar bisa berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk merealisasi usulan tersebut,"jelasnya.

Peltu Kepala BPBD Kerinci Evi Rasmianto membenarkan akan adanya pengajuan proposal pembangunan rel kereta api di Kerinci, sejauh ini pihaknya selalu mendukung usaha tersebut bahkan pihaknya akan ikut memperjuangkan pembangun rel kereta api tersebut.

"Kalau terwujud, kemungkinan besar Kerinci akan mengalami perkembangan ke arah yang baik," sebutnya.(fyo/dar)

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Sumber: jambiindependent

Komentar

Selasa, 04 November 2014

Tabliq Akbar Ustadz Solmed Akan Digelar Di Lapangan Semurup

Selasa, 04 November 2014 | 21.38

SaktiNews.com, KERINCI - Pemerintah kabupaten Kerinci  akan menggelar acara tabliq akbar sekaligus memperingati tahun baru Hijriah dengan menghadirkan ustadz ternama dari Jakarta.

"Dalam rangka memeriahkan tahun baru Hijriah kita akan menggelar tabliq akbar dari ustadz Solmed (Soleh Muhammad) di lapangan Semurup," ungkap Bupati Kerinci, Adirozal.

Acara Tabliq Akbar diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan silaturahim ditengah-tengah masyrakat Kerinci.

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

JOWSAK Akan Meriahkan HUT Kerinci 2014

| 21.18

SaktiNews.com, KERINCI - Pemkab Kerinci akan menggelar event Jelajah Objek Wisata Alam Kerinci (JOWSAK 2014). Acara JOWSAK merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) dan peringatan HUT Kabupaten Kerinci tahun 2014 ini, kata Bupati Kerinci, Adirozal.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci akan melakukan JOWSAK 2014, dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Kerinci tahun 2014 ini,"jelas bupati Kerinci

"Pelaksanaan JOWSAK 2014 juga untuk memeriahkan acara Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci tahun 2014," tambahnya



SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Sabtu, 01 November 2014

Air Panas Semurup Lokasi Syuting Balada Anak Negeri Kerinci

Sabtu, 01 November 2014 | 12.53

air panas semurup balada anak negeri
SaktiNews.com, KERINCI - Meskipun dibintangi oleh selebritis papan atas nasional, namun film balada anak negeri ini, tetap akan menggunakan pemeran figuran dari Kabupaten Kerinci. ”Saya minta ada warga kerinci yang dilibatkan dalam film tersebut, dan mereka setuju,” terang Bupati Kerinci, H Adirozal, dalam jumpa pers yang digelar pada Jumat (31/10).


Selama pengambilan gambar di kerinci, produser film tersebut minta kepada Disporaparbud untuk menampilkan kebudayaan dan tradisi masyarakat kerinci, seperti rumah panggung, kursi rotan, serta bangunan-bangunan lama lainnya.


”Produser menitip pesan kepada Disporaparbud, agar mempertahankan rumah-rumah panggung. Selain itu, mereka juga akan mengambil gambar di objek wisata air panas semurup, di pondok-pondok warga berjualan,” tambahnya.

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Sumber: tribunjambi/kerincizone

Komentar

Balada Anak Negeri Akan Garap Film Di Kerinci

| 12.34

Balada Anak Negeri Kerinci
SaktiNews.com, KERINCI - Pengakuan salah satu produser film Balada Anak Negeri, Emilka kepada Bupati Kerinci, Adirozal, ia terinspirasi membuat film ini lantaran saat sekolah dulu, ada temannya dari Kerinci. Di sekolah tambahnya, orang Kerinci ini punya wajah india, ngefans dengan bruce lee, dan suka lagu Roma Irama.


”Film ini merupakan drama percintaan, tapi ada lucunya juga. Ke depan, kita akan berupaya mendekati produser film, agar menggarap film di kerinci, sehingga ini bisa menjadi sarana promosi,” tegasnya.


Kadis Poraparbud Kerinci, Ardinal, juga mengakui bahwa film garapan PT Anak Negeri Film Indonesia, sudah merampungkan persiapan mereka untuk pengambilan gambar di Kabupaten Kerinci.


Film ini sebutnya, menceritakan tentang tiga orang anak Kerinci, yang memiliki hobi yang berbeda. Satu anak ngefans dengan Bruce Lee (kungfu.red), satu lagi hobi dengan india, dan satu lagi ngefans dengan Roma Irama.


“Yang suka dengan film India, akhirnya berangkat ke India, karena ibunya mengatakan ayahnya orang India. Sedangkan yang suka Kungfu, akhirnya berangkat ke Cina. Sementara yang fans dengan Roma Irama, tetap berada di Kerinci,” tambahnya.


Pengambilan gambar di Kabupaten Kerinci, saat ketiga pemeran sedang dalam masa anak-anak, dan setelah mereka dewasa. ”Akhirnya mereka berkumpul di kerinci, dan sama-sama menikah di Kerinci,” tegas Ardinal. Pengambilan gambar, akan dilakukan di Kerinci, Tibet, dan India.


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Komentar

Rabu, 29 Oktober 2014

Inilah Pimpinan 3 Komisi DPRD Sungai Penuh

Rabu, 29 Oktober 2014 | 10.25

SaktiNews.com, SUNGAIPENUH - Setelah melalui sidang yang alot pemilihan pimpinan 3 Komisi DPRD Kota Sungaipenuh, akhirnya sidang yang digelar selasa (28/10) memilih jalan voting untuk menetapkan pimpinan komisi.

Inilah pimpinan komisi terpilih, diantaranya ketua Komisi 3 Hardizal dari PDI-Perjuangan, wakil ketua Zulhadri dari PAN, dan Sekretaris Adnan Rabain dari Partai Hanura. Ketua Komisi 2 Feri Satria dari PKS, wakil ketua M Sanusi dari Nasdem, sekretaris Afdiansyah dari Partai Hanura. Sedangkan komisi 1 Buzarman ketua dari Gerindra , Pahrudin wakil ketua dari PDI-P, Karnaini sekretaris dari PAN.

Mulyadi Yacub, ketua DPRD Kota Sungaipenuh menyampaikan, tiga komisi yang merupakan alat kelengkapan dewan tersebut resmi dibentuk melalui paripurna internal dewan.

"Ya, hari ini selesai. Setelah pemilihan ketua, wakil ketua dan sekretaris komisi dilanjutkan pengesahan melalui peripurna," ujarnya.

Politisi partai Demokrat ini mengatakan, setelah komisi terbentuk kegiatan dilanjutkan pembahasan Laporan Keuangan Daerah (LKD) 2013.

"Program dewan sudah menunggu yaitu LKD 2013, APBD-P dan pembasahan KUA-PPAS 2015," jelasnya.

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news


sumber: harianjambi

Komentar

Kamis, 09 Oktober 2014

Ingin Menyerang Saudara, Malah Jasril Tewas Bersimbah Darah

Kamis, 09 Oktober 2014 | 16.56


SaktiNews.comSUNGAIPENUH - Niat Jasril (60) ingin menyerang saudara perempuannya, Lasmi, malah berujung maut bagi dirinya sendiri. Jasril tewas bersimbah darah, akibat luka dibagian lutut kiri.

Meski warga sudah berupaya membawanya ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan, namun tidak berpengaruh banyak, karena sesampainya di rumah sakit, Jasril sudah tidak bernyawa lagi.
Informasi yang didapat Tribun, peristiwa ini terjadi di komplek perumahan pegawai Rumah Sakit Umum Mayjend HA Thalib Kerinci, sekitar pukul 8.00 WIB pagi.

Saat itu, Lasmi sedang berada di kamar, dan anaknya berada di ruang tamu menonton televisi, sedangkan suaminya yang merupakan pegawai di rumah sakit umum Mayjend HA Thalib, sedang bekerja.

"Tiba-tiba kakak saya (Jasril.red) datang ke rumah. Dia membawa sabit di tangan kiri, dan pisau di tangan kanan," terang Lasmi, yang saat ini dirawat di RSU Mayjend HA Thalib Kerinci.
Lasmi lantas membuka gorden pintu kamarnya, sambil bertanya kepada kakaknya. "Saya tanya kapan pulang uda," jelas Lasmi.

Namun tanpa memberikan jawaban, Jasril langsung menyerang saudara perempuannya itu secara membabi buta. "Saya lari menyelamatkan diri, sambil minta dia istigfar," jelas Lasmi.
Lasmi yang kabur ke dalam kamar, akhirnya tersudut ke pojok. Sedangkan kakaknya Jasril terus menyerang menggunakan pisau dan sabit.

"Saya terdorong ke atas sofa, dan dia terus menyerang. Saat dia naik ke sofa, saya terjang dengan kaki kiri, dan saya langsung berlari keluar," tambahnya.

Setelah sampai di luar, Lasmi melihat anaknya menangis, lantaran melihat darah di kakinya. "Saya lantas keluar rumah, untuk meminta bantuan kepada tetangga," beber Lasmi.

Tanpa diketahui penyebab pasti, Jasril yang tersungkur akibat terkena terjangan kaki Lasmi, meninggal dunia meski hanya mengalami satu luka di bagian lutut.

Data lain yang didapat Tribun, pertikaian antara Jasril, warga Desa Talang Lindung, dengan adik perempuannya ini, diduga karena ada masalah keluarga. "Masalah sewa tanah," sebut sumber Tribun.

Pantauan Tribun, saat ini Lasmi masih di rawat di ruang bedah rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Kerinci. Lasmi sendiri mendapat beberapa luka, diantaranya di bagian paha, perut, dada dan jidat.

Lasmi sepertinya tidak tahu jika saudara laki-lakinya itu sudah meninggal. Pasalnya, saat mendengar petugas mengatakan ada yang meninggal, dia lantas bertanya siapa yang meninggal. Sedangkan Jasril yang usai menjalani pemeriksaan ke rumah sakit, dibawa pulang oleh keluarga, dan selanjutnya dimakamkan.

Sementara hasil visum nya sendiri, Jasril hanya mengalami luka di bagian lutut. "Hasik pemeriksaan sementara, tidak ada tanda-tanda kekerasan lain," sebut petugas rumah sakit. Sementara itu, sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, sudah diamankan petugas kepolisian.

Kapolsek Sungaipenuh, AKP Rustam, saat dikonfirmasi mengatakan terjadinya pertengkaran antara Lasmi dan Jasril, lantaran diduga ada masalah keluarga.

"Jasril datang dengan membawa parang dan sabit. Makanya terjadi pertengkaran, dan akhirnya Jasril tewas," kata Kapolsek Sungaipenuh, ditemui wartawan di rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Kerinci. Kapolsek mengatakan, antara Lasmi dan Jasril merupakan kakak dan adik. Informasinya, Jasril Said mendatangi rumah Lasmi Warsita, untuk menanyakan soal sewa kontrak tanah dengan Lasmi Warsita.

Naasnya, setelah terjadinya pertengkaran, Jasril Said mengalami luka parah hingga tewas. Sedangkan Lasmi Warsita mengalami luka berat dan kritis di rawat di RSU MHA Thalib Kerinci.
"Korban Jasril mengalami luka robek di bagian atas lutut dan meninggal dunia. Sementara di TKP ditemukan bercak darah di dalam kamar, pisau, sabit, sarung pisau, dan gagang sabit," tegas Kapolsek Sungaipenuh.

"Barang bukti sudah diamankan petugas. Untuk pelakunya, masih dalam penyelidikan. Barang bukti sudah diamankan oleh petugas. Sedangkan saksi masih dimintai keterangan," pungkas Kapolsek Sungaipenuh.


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Sumber: tribunjambi

Komentar

Festival Danau Kerinci 2014 Akan Tampil Unik

| 16.42


SaktiNews.com, KERINCI - Untuk memeriahkan pelaksanaan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPFK), yang digelar dari 15-18 November, berbagai kesenian dan kebudayaan khas Kerinci akan ditampilkan. Terbagi dalam tiga zona.

Agar kemasan kegiatan bisa lebih baik dan menghibur, serta menarik minat wisatawan, panitia pelaksana turun ke desa-desa untuk memantau kebudayaan atau kesenian yang dinilai spesifik unik.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kerinci, Ardinal, dikonfirmasi mengakui hal itu. Disampaikannya, panitia sudah menyiapkan berbagai kegiatan, terutama yang memiliki nilai kebudayaan dan kesenian.

"Sejak Sabtu kemarin tim sudah turun ke kecamatan, untuk memantuan kesenian dan kebudayaan yang memiliki nilai spesifik unik," katanya, menjelaskan persiapan FMPDK, Rabu (8/10).

Menurutnya, jika dianggap layak dan memenuhi syarat, nantinya dipersiapkan untuk tampil di FMPDK. "Kerinci kaya dengan kebudayaan dan kesenian. Ini tentunya bisa menjadi daya tarik untuk mendatangkan wisatawan," ujarnya.

Satu spesifik unik yang akan ditampilkan nanti, yakni Ngayun Luci. Ini merupakan tradisi lama yang berasal dari Kecamatan Sulak Mukai. "Selain itu ada Niti Mahligai, serta berbagai jenis tarian," katanya lagi.

Secara administrasi, persiapan FMPDK sudah rampung, hanya tinggal menunggu pelaksanaannya saja. "Semua warga akan dilibatlkan, tidak hanya di Danau Kerinci saja. Ini bertujuan agar semua wilayah Kerinci merasakan adanya FMPDK ini," Ardinal menjelaskan.

Katanya, ada tiga zola yang akan menjadi lokasi pelaksanaan FMPDK. Seperti di Kayu Aro, Semurup, dan pusatnya di Danau Kerinci. "Nanti masing-masing kecamatan akan diberikan kesempatan untuk mengisi acara di tiga zona itu," ujarnya.

Sementara itu, untuk undangan sendiri sudah mulai berjalan. Di mana, setiap bupati dan wali kota di Provinsi Jambi, dan kabupaten-kabupaten tetangga, diharapkan bisa hadir. "Ada juga undangan untuk kementerian, dan tamu istimewa dari negara jiran," ujarnya lagi.

Undangan tersebut, nantinya akan diinapkan di rumah-rumah warga di Kayu Aro. "Kita juga sudah mempersiapkan homestay. Nanti akan ada kendaraan khusus yang akan mengantar dan menjemput mereka," pungkasnya.


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news


Sumber: tribunjambi

Komentar

Senin, 06 Oktober 2014

Polres Resmi Menahan DR Anggota DPRD Sungai Penuh

Senin, 06 Oktober 2014 | 20.03

SaktiNews.com, KERINCI - DR, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungaipenuh, resmi menjadi tahanan Polres Kerinci, pasca diamankan di kediamannya pada Minggu (28/9/2014) lalu.

Kapolres Kerinci, AKBP A Mun’im, saat dikonfirmasi mengakui hal itu. Dia mengatakan, DR resmi ditahan setelah hasil tes dari BPOM Jambi keluar pada 2 Oktober lalu. “DR resmi kita tahan sejak 3 Oktober,” sebut Kapolres, Sabtu (4/10/2014).

Dia mengatakan, sebelumnya status DR hanya diamankan saja, meskipun ditemukan barang bukti pada saat penggeledahan, serta hasil tes urin DR positif saat dilakukan pemeriksaan urine di rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Kerinci. Pihak Polres Kerinci sendiri mengatakan menemukan barang bukti berupa satu paket kecil sabu.


SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

sumber: tribun

Komentar

Jumat, 03 Oktober 2014

Dicurigai, Polres Kerinci Tangkap Alat Berat

Jumat, 03 Oktober 2014 | 12.02

SaktiNews.com, KERINCI -  Satlantas Polres Kerinci Kamis (2/10) kemarin mengamankan satu unit alat berat yang ditangkap anggota Kodim 0417 di Sanggaran Agung. Alat berat ini diduga akan dibawa kelokasi PETI di Merangin.

Kapolres Kerinci, AKBP A Mun”im melalui Kasat Lantas Polres Kerinci AKP Cahya membenarkan sebuah alat berat diamankan pihaknya. "Ditangkap oleh TNI di Sanggararan Agung, dilimpahkan ke Kapolres," ucapnya.

Menurut operator alat berat dokumen alat berat tersebut lengkap. Pengakuan operator alat berat itu dibawa dari Tapan tujuan ke Linggau. "Mungkin dikira TNI mau kelokasi PETI, sehingga ditanggap," ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya belum memeriksa pemilik alat berat, karena pemiliknya berada di Tapan. "Untuk sementara alat berat tersebut kita amankan," pungkasnya.

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news


Sumber: jambiekspres

Komentar

Kamis, 02 Oktober 2014

Adirozal Marahi Camat

Kamis, 02 Oktober 2014 | 20.48


SaktiNews.com, KERINCI - Bupati Kerinci, H Adirozal, menegur peserta sosialisi kebijakan kependudukan, yang dilaksanakannya di Gedung Nasional Sungaipenuh.
Teguran itu dia lontarkan, sebelum menyampaikan sambutannya, Rabu (1/10).


"Bapak sedang sakit?," tanya bupati kepada peserta yang tidur. Teguran itu membuat peserta yang tertidur langsung bangun, dengan muka yang terlihat memerah.


Selain menegur peserta yang tertidur, Bupati Kerinci juga menyorot camat yang tidak hadir.


Bahkan, Bupati memanggil satu per satu nama-nama camat, untuk memeriksa kehadiran mereka. "Camat harus hadir, ini acara penting," katanya.


Dari hasil absen langsung itu, diketahui beberapa camat tidak hadir, diantaranya Kayu Aro Barat, Gunung Kerinci, dan camat lainnya.

SaktiNews.com Email : kerincisaktigrup@gmail.com Twitter : @sakti_news

Sumber : Tribunjambi.com

Komentar